Apa itu

Sensory Play & Development Program adalah program yang dikembangkan Temenos dengan memadukan pemahaman tentang perkembangan anak, bermain, pengalaman sensori-motorik, dan proses belajar. Program ini tidak dibangun dari satu teori saja, melainkan dari pemahaman tentang pemrosesan sensori, perkembangan motorik, psikologi perkembangan, bermain dan belajar melalui bermain, fungsi eksekutif, regulasi diri, dan psikologi pendidikan.

Anak belajar ketika ia bergerak, menyentuh, melihat, mendengar, mencoba, mengeksplorasi, memecahkan masalah, berinteraksi, dan bermain. Karena itu, program ini menggabungkan empat area utama:

  • BERMAIN
  • PERKEMBANGAN
  • SENSORI-MOTORIK
  • BELAJAR

Keempatnya digunakan bersama untuk memahami bagaimana anak bermain dan berfungsi, lalu merancang pengalaman yang mendukung perkembangan dan partisipasinya dalam kehidupan sehari-hari dan proses belajar.

Program ini hanya tersedia di Temenos Citra Garden. Hubungi kami melalui WhatsApp untuk membahas kebutuhan anak dan ketersediaan jadwal.

Mengapa Bermain untuk Perkembangan Sensori-Motorik?

Latihan motorik tidak harus selalu terlihat seperti "latihan" atau drill. Melalui permainan yang dirancang dengan tujuan tertentu, anak mendapat kesempatan untuk bergerak, mengulang, menyesuaikan gerakan, mengembangkan strategi, dan memecahkan masalah, sementara ia tetap mengalaminya sebagai bermain.

Ketika bermain, berbagai sistem sensori bekerja bersamaan untuk membantu anak memahami tubuh dan lingkungannya. Informasi sensori ini menjadi dasar penting bagi perkembangan motorik. Penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara bermain dan pemrosesan sensori, meskipun bukti yang tersedia masih terbatas dan hubungan itu dipengaruhi banyak faktor.

Anak menerima informasi melalui:

Taktil
Sentuhan, tekanan, tekstur, dan suhu. Membantu anak mengenali benda, menyesuaikan kekuatan genggaman, dan menggunakan tangan secara terarah.
Propriosepsi
Informasi dari otot dan sendi tentang posisi dan gerakan tubuh. Mendukung kesadaran tubuh, pengaturan kekuatan, koordinasi, dan kontrol gerakan.
Vestibular
Gerakan, keseimbangan, gravitasi, dan perubahan posisi. Membantu mempertahankan postur dan mengoordinasikan gerakan kepala dan tubuh.
Visual
Penglihatan untuk mengenali lingkungan, menentukan arah, memperkirakan jarak, dan mengarahkan gerakan.
Auditori
Suara untuk memahami dan merespons lingkungan, mengikuti instruksi, dan mengatur ritme gerakan.

Praxis: Merencanakan dan Melaksanakan Gerakan

Selain menerima informasi sensori, anak perlu mengolah dan menggunakannya untuk menghasilkan gerakan yang sesuai. Kemampuan ini disebut praxis: membayangkan, merencanakan, mengatur, dan melaksanakan gerakan baru atau rangkaian gerakan.

Dalam bermain, praxis terlihat ketika anak menemukan cara memanjat, melompat, atau melewati rintangan; merencanakan cara memakai suatu alat permainan; menyesuaikan gerakan saat menghadapi tantangan baru; dan mencoba kembali dengan strategi lain ketika cara sebelumnya belum berhasil. Pengalaman sensori dan praxis saling mendukung, sehingga gerakan anak menjadi semakin terarah, terkoordinasi, dan adaptif.

Dari Pemahaman Sensori-Motorik ke Dukungan Belajar

Inilah ciri penting program ini di Temenos: kami tidak berhenti pada aktivitas sensori-motorik. Kami mengembangkan akomodasi belajar yang sesuai dengan profil kebutuhan sensori-motorik dan belajar anak.

Seorang anak dapat memiliki kemampuan kognitif yang baik, tetapi sulit menunjukkannya ketika tuntutan lingkungan dan tugas tidak sesuai dengan kebutuhannya. Kesulitan dapat muncul ketika anak perlu mempertahankan posisi tubuh, mempertahankan perhatian, mengorganisasi tubuh dan alat belajar, mengikuti beberapa instruksi berurutan, menulis sambil menjaga postur, mengabaikan gangguan, berpindah dari aktivitas bergerak ke aktivitas meja, atau bertahan di lingkungan yang penuh stimulus.

Akomodasi yang dapat dipertimbangkan antara lain pengaturan posisi dan area belajar, variasi posisi, kesempatan bergerak, durasi dan jumlah tugas, urutan tugas, dukungan visual, penyederhanaan lingkungan visual, cara menyampaikan instruksi, tuntutan motorik dalam tugas, pemilihan alat belajar, waktu transisi, dan strategi untuk mendukung perhatian dan keterlibatan.

Akomodasi bertujuan mengurangi hambatan yang tidak relevan dengan tujuan belajar, sehingga anak punya kesempatan lebih baik untuk menggunakan dan menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya. Dengan persetujuan orang tua, informasi tentang kebutuhan akomodasi anak dapat disampaikan kepada guru atau sekolah agar anak lebih siap belajar.

Belajar Lewat Bermain

Di Temenos, kami percaya anak belajar dan berkembang melalui banyak pengalaman yang saling berhubungan. Sensory Play & Development Program memberi anak ruang untuk bergerak, mencoba, dan bermain, sambil membangun dasar bagi perkembangan dan kesiapannya untuk belajar.

Referensi

  • Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young children. Pediatrics, 142(3), e20182058. https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058.
  • Zhang, X., Tang, C., Geng, M., Li, K., Liu, C., & Cai, Y. (2025). The effects of active play interventions on children's fundamental movement skills: A systematic review. BMC Pediatrics, 25, 40. https://doi.org/10.1186/s12887-024-05385-8.